PERAN DAN FUNGSI BIDAN SEBAGAI PENELITI
Memanfaatkan hasil investigasi untuk meningkatkan dan
mengembangkan program kerja atau pelayanan kesehatan
Sore hari itu para ibu-ibu di desa makmur melakukan pemeriksaan
rutin di posyandu desa. Salah satu warganya bernama ibu iroh.Ibu iroh adalah
seorang ibu yang memilki bayi berusia 1 bulan,
Ibu ita : Buk iroh mari kita ke
posyandu, ada imunisasi gratis loh buk.
Ibu santi : iya buk, marii agar
anak-anak kita sehat.
Ibu iroh : mmm, gimana yah buk . saya
sedang sibuk sekali ini. Anak saya juga sehat-sehat saja tuh buk tanpa
imunisasi.
Ibu ita : yasudahlah, kalo ibu
memang tidak mau pergi.
Ibu santi : kami pergi dulu ya buuk..
Tiba di posyandu desa.
Para kader-kader posyandu sedang sibuk mendata para ibu-ibu yang
melakukan pemeriksann pada sore itu.
Kader 1 (TARI) : ini buk santi kartunya, silahkan ibu imunisasi
anak ibu. Oh iya bu, ibu iroh mana ya bu?
Kader 2(YOPI): di data ini ibu iroh tidak pernah hadir
samasekali,padahal dia memiliki bayi dan belum pernah di imunisasi sebelumnya
buk.
Ibu santi : iyaa buk, tadi kami
berpapasan dengan bu iroh tapi dia menolak untuk kami ajak ke posyandu.
Kader 1 : Bagaimna ini buk, apakah
lebih baik kita memberi tahu kepada para bidan untuk mengatasi masalah ini?
Kader 2 : sepertinya iya bu, di desa
ini banyak sekali ibu-ibu yang tida ruti ke posyandu setiap bula untuk
memeriksakan perkembangan anaknya dan ada jug buk,tetangga saya dia tidak mau
menggunakan KB.
Akhirnya kader posyandu dan para ibu-ibu menjelaskan masalah ini
kepada para bidan yang bertugas di posyandu tersebut.
Bidan 1 vera : Baiklah ibu kami akan
melakukan investigasi kepada para ibu-ibu yang enggan melakukan pemeriksaan ke
posyandu.
Bidan 2 dea : Namun sebelum itu buk,
kita harus mengumpulkan data-data para ibu hamil,para ibu yg memiliki bayi dan
para keluarga yg belum menggunakan KB.
Bidan 1 : kita akan turun langsung
ke lapangan untuk melakukan pendataan dan meneliti apa penyebab sebagian besar
ibu-ibu di desa ini tidak mengimunisasi anak mereka dan tidak menggunakan KB.
Para bidan pun mengunjungi rumah buk RT untuk mendapatkan data
jumlah ibu hamil.
Bidan 1 : selamata pagi buk RT ,
kedatangan kami kesini untuk mendata jumlah ibu hamil di desa makmur ini buk.
Kami membutuhkan data tersebut untuk melakukan penelitian guna meningkatkan
pelayanan kesehatan dan program kerja kami di desa ini buk.
Bidan 2 : selain itu juga buk, kami
akan melakukan penyuluhan ke setiap
rumah agar kami mengetahui pasti faktor apa yang menyebabkan banyaknya
ibu-ibu di desa ini yang tidak memeriksakan dan berkonsultasi ke posyandu.
Buk RT viona : saya sangat setuj ibu-ibu,
sekiranya saya dapat membantu. Data-data ini saya peroleh dari beberapa bulan
terakhir. Semoga data ini dapat menjadi refrensi.
Bidan 1 : mohon kerjasamanya ya
buuk.
Para Bidan pun mengunjungi satu persatu rumah dan memberikan.
BIDAN 1 MENGUNJUNGI RUMAH BUK IROH
Bidan 1 : saya mendapat laporan buk,buk
iroh kenapa bulan ini tidak melakukan pemeriksaan bayi ibu ke posyandu?
Buk iroh : saya rasa imunisasi itu
tidak terlalu penting deh buk, bukankah dengan mengkonsumsi ASI anak saya bisa
sehat? Lagipula saya tidak punya biaya untuk imunisasi, dan juga sibuk bekerja.
Bidan 1 : ASI memang sangat penting
untuk pertumbuhan dan perkembangan anak dan pemberian ASI sangat
diwajibkanhingga usia anak minimal 6bln. Namun disini imunisasi juga sangat
penting, karena Imunisasi merupakan suatu
proses untuk membuat sistem pertahanan tubuh kebal terhadap invasi
mikroorganisme (bakteri dan virus) yang dapat menyebabkan infeksi sebelum
mikroorganisme tersebut memiliki kesempatan untuk menyerang tubuh kita. Dengan
imunisasi, tubuh kita akan terlindung dari infeksi begitu pula orang lain
karena tidak tertular dari kita
Buk iroh : ooh begitu yah buk.
Penyakit apa saja yg dapat dicegah dengan imunisasi?
Bidan 1 :Hingga saat ini terdapat 10 jenis vaksinasi yang dapat mencegah
terjadinya infeksi pada anak, yaitu; polio,campak,gondongan,rubella
(campak Jerman),difteria, tetanus, batuk rejan (Pertusis), meningitis, cacar
air, hepatitis B.
Buk iroh: tapi saya tidak memmpunyai cukup uang buk untuk imunisasi
anak saya.
Bidan 1 : kebijakan pemerintah untuk
saat ini buk,imunisasi gratis,jadi ibu bisa imunisasi anak ibu tanpa memikirkan
biaya lagi buk.
Buk iroh : oh ya buk, kan saya bisa
imunisasi anak saya kalo sudah besar saja bu,jadi tidak merepotkan ibunya.
Bidan 1 :Vaksin
diberikan pada usia sangat dini karena penyakit-penyakit yang dapat dicegah
dengan pemberian vaksinasi biasanya menyerang anak pada awal kehidupannya
ataupun memberikan gejala yang berat, menimbulkan berbagai komplikasi. sehingga
imunisasi akan melindungi anak lebih awal sebelum penyakit tersebut memiliki
kesempatan menyerang tubuh anak.
Buk iroh : baiklah buk,
bulan depan saya akan rutin ke posyandu untuk imunisasi anak saya.
Bidan 2 : apakah keluarga ibu menggunakan KB buuuuk?
Buk siti : tidak buk, mahal.
Bidan 2 : tidak mahal kok buk, apakah suami ibuk tidak menguzinkan
untuk KB ?
Buk siti : suami saya sih
tidak melarang buk, menurut saya banyak anak banyak rezeki buuk bidan.
Bidan 2 : tujuan dari Kb itu sendiri buk 1)
Meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak serta keluarga
dan bangsa pada umumnya.
2) Meningkatkan martabat kehidupan rakyat dengan cara menurunkan angka kelahiran sehingga pertambahan penduduk tidak melebihi kemampuan untuk meningkatkan reproduksi.
SETELAH MELAKUKAN SURVEY DAN PENELITIAN DIHARAPKAN
PARA BIDAN LEBIH GIAT MEMBERIKAN PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAT PELAYANAN KEBIDANAN DAN
MENINGKATKAN PROGRAM KERJA
HAPPY ENDING :D
